
Kenapa sih kita harus produktif?
Produktif merupakan jalan menuju kesuksesan. Sukses merupakan orang yang memiliki makna dalam menjalani hidup dan bermanfaat bagi orang lain. Orang yang sukses tidak hanya berfokus pada dirinya sendiri namun juga berfokus pada keadaan sekitarnya. Maka sudah sewajarnya, orang yang sukses pastilah memiliki waktu yang produktif. Karena cakupan tujuan hidupnya lebih luas dibandingkan dengan orang yang biasa.
Lalu, bagaimana agar kita produktif seperti sebagian besar orang sukses diluar sana?
Setidaknya ada 12 kebiasaan yang dapat membuat kita menjadi produktif.
1. Mengevaluasi Kegiatan
Orang yang produktif senantiasa mengevaluasi apa yang telah dikerjakannya. Apakah kegiatan yang dilakukan telah sesuai dengan target yang direncanakan. Evaluasi ini digunakan untuk mengatur target keesokan harinya.
2. Mengakui Kesalahan
Orang yang produktif akan selalu mengakui apa yang tidak dikerjakan sesuai dengan target. Mereka akan mengevaluasi mengapa hal tersebut tidak terlaksana dan mencari solusi untuk menyelesaikan hal tersebut. Mengakui kesalahan, mencari jalan keluar dan menyelesaikannya selalu dilakukan untuk perbaikan kedepan.
3. Merencanakan
Setelah mengevaluasi kegiatan yang dilakukan dan yang tidak dilakukan, orang yang produktif akan membuat rencana. Merencanakan kegiatan yang akan dilakukan kedepan dan target yang akan dicapai. Rencana yang dibuat harus jelas dan nyata disertai dengan langkah-langkah dlam mengerjakannya. Sehingga ketika waktunya tiba, mereka tidak akan bingung berpikir berkali-kali bagaimana cara melakukannya.
4. Mengantisipasi Tantangan
Orang yang produktif tidak melihat maslah sebagai suatu hambatan, namun suatu tantangan yang harus ditaklukan. Mereka akan mengantisipasi tantangan yang kemungkinan bisa hadir dalam setiap kegiatan dan menemukan solusi atas tantangan tersebut. Itulah mengapa orang yang produktif tidak mudah menyerah dan putus asa. Bagi mereka akan selalu ada solusi disetiap tantangan.
5. Menulis Sistematis
Orang yang produktif akan menulis rencana, target dan setiap langkah yang akan mereka lakukan secara sistematis. Hal ini membuatnya lebih jelas dan fokus. Mereka tidak akan menyimpan semuanya dikepala. Alih-alih jelas, justru akan membuat sebagai beban. Dengan menuliskannya, beban akan menjadi peta arahan sebagai acuan dalam melakukan aksinya.
6. Membuat Prioritas
Orang yang produktif tidak akan pernah kehabisan rencana kegiatan. Justru mereka akan memiliki banyak sekali kegiatan yang harus dikerjakan. Mengidentifikasi kegiatan yang harus dilakukan terlebih dahulu akan membuat semua rencana terfokus. Banyak metode yang bisa dilakukan untuk mengidentifikasi dan menentukan prioritas yang harus dilakukan. Tanpa prioritas, banyaknya kegiatan hanya akan membingungkan hari demi hari tanpa hasil yang pasti.
7. Menghindari Multitasking
Prioritas yang harus dikerjakan akan membuat fokus. Orang yang produktif tidak akan melakukan lebih dari satu kegiatan dalam satu waktu yang sama. Hal ini akan membuat gangguan, penundaan dan tidak jarang yang stres berlebihan. Oleh karena itu, bisakan memprioritaskan satu kegiatan dalam satu waktu, dan setelah berhasil dilakukan, lakukan kegiatan selanjutnya.
8. Menentukan Batas
Orang yang produktif tahu akan batas-batas dirinya sendiri. Mereka akan mengatur batas waktu, batas kemampuan, batas tenaga dan batas fokusnya. Sehingga dalam renana mereka akan ada waktu-waktu tertentu untuk beristirahat atau refreshing sesaat. Karena dalam pikiran yang tenang, badan yang sehat, kegiatan yang dilakukan akan maksimal.
9. Mendelegasikan dan Tersistem
Orang yang produktif pasti telah mengukur kekuatan dan kelemahan dirinya. Kegiatan yang sekiranya tidak mendesak atau tidak membuthkan kehadirannya, mereka akan mendelegasikannya. Tentu saja mendelegasikan orang harus pula membekalinya dengan blueprint atau pengetahuan yang cukup. Sehingga alur menuju target yang telah direncanakan tersistem dengan berbagai kemungkinan yang akan terjadi.
10. Menanyakan Pertanyaan Penting
11. Membangun Kebiasaan Kunci
Orang yang produktif pasti memiliki kebiasaan kunci dalam hidupnya. Kebiasaan kunci adalah kebiasaan yang dilakukan setiap hari secara konsisten. Kebiasaan inilah yang menjadikan semangatnnya dalam mencapai target sesuai perencanaannya. Kebiasaan kunci ini misalnya : olahraga, membaca, review sesuatu dan lain sebagaianya. Kebiasaan ini menumbuhkan ranta positif dalam semua aktivitas hidupnya.
12. Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Perbedaan yang sangat kentara antara orang yang produktif atau tidak terletak pada komitmennya untuk melakukan perbaikan diri terus menerus. Mereka tidak menutup kesalahan dan kelemahan, justru mereka mengidentifikasi dan mengakui. Kesadaran akan kesalahan dan kelemahan itulah kemudian dilakukan perbaikan agar lebih pandai, lebihcepat, lebih efisien. Merekan tidak malu untuk terus belajar baik dari mentor, ahli, mambaca buku, menghadiri seminar, kursus dan lain sebagainya.
Jadi, ada dititik manakah Anda sekarang?
Ayao menjadi produktif. Mulai saat ini dan mulai dari diri kita sendiri. Siapa takut!